RAJAWALI SUMBAR
Kadisdik Yopi Krislova Berlakukan PJJ PAUD, SD, SMP se-Kota Padang Imbas Kabut Asap

Kadisdik Yopi Krislova Berlakukan PJJ PAUD, SD, SMP se-Kota Padang Imbas Kabut Asap

 

Surat Edaran Kadisdik Yopi Krislova Terkait Kabut Asap di Kota Padang.(foto:Ist)

Andalas Time,Padang - Kabut asap yang berdampak terhadap kualitas udara di Kota Padang membuat aktivitas pendidikan harus beradaptasi. Demi menjaga kesehatan dan keselamatan murid serta warga satuan pendidikan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Padang menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau daring untuk seluruh jenjang PAUD, SD, dan SMP.


Kebijakan tersebut ditetapkan Kepala Disdikbud Kota Padang Yopi Krislova melalui Surat Edaran Nomor 400.3/33/Dikbud-Pdg/X/2026 tertanggal 8 Oktober 2026.


Melalui kebijakan ini, seluruh satuan pendidikan PAUD, SD, dan SMP, baik negeri maupun swasta se-Kota Padang, melaksanakan pembelajaran dari jarak jauh sebagai langkah perlindungan terhadap murid di tengah kondisi kabut asap.


Yopi Krislova menegaskan, keselamatan dan kesehatan peserta didik menjadi pertimbangan utama dalam penerapan kebijakan tersebut.


“Sehubungan dengan kondisi kabut asap yang berdampak terhadap kualitas udara di wilayah Kota Padang dan dalam rangka menjaga kesehatan serta keselamatan murid dan warga satuan pendidikan, dengan ini disampaikan bahwa Satuan Pendidikan jenjang PAUD, SD dan SMP Negeri/Swasta se-Kota Padang melaksanakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ)/Daring,” kata Yopi.


Guru Tetap ke Sekolah


Meski murid belajar dari rumah, kebijakan PJJ tidak berarti seluruh aktivitas sekolah dihentikan. Kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan tetap masuk ke sekolah untuk melaksanakan proses PJJ dari satuan pendidikan masing-masing.


Sementara itu, murid mengikuti pembelajaran dari rumah dengan memanfaatkan platform digital maupun media komunikasi yang disesuaikan dengan kondisi masing-masing satuan pendidikan.


Disdikbud juga mengatur agar penyampaian materi pembelajaran dilakukan secara proporsional. Keaktifan murid selama mengikuti pembelajaran daring tetap diperhitungkan sebagai kehadiran.


Kebijakan ini diharapkan membuat proses belajar tetap berjalan tanpa mengabaikan kondisi kesehatan murid yang berada di tengah paparan kualitas udara yang kurang baik.


Orang Tua Diminta Awasi Anak


Dalam pelaksanaan PJJ, peran orang tua atau wali murid menjadi semakin penting. Yopi meminta orang tua memastikan anak mengikuti pembelajaran sesuai jadwal dan tetap berada di dalam rumah selama jam belajar.


Aktivitas anak di luar ruangan juga diminta dibatasi untuk mengurangi risiko paparan udara yang terdampak kabut asap.


“Orang tua diminta untuk mengawasi dan memastikan anak-anak mengikuti PJJ dan tetap berada di dalam rumah selama jam belajar serta membatasi aktivitas di luar ruangan,” ujar Yopi.


Ia menambahkan, apabila anak terpaksa keluar rumah karena keperluan mendesak, orang tua wajib memastikan anak menggunakan masker medis atau pelindung pernapasan yang sesuai.


“Jika anak terpaksa keluar rumah karena keperluan mendesak, wajib mengenakan masker medis atau pelindung pernapasan yang sesuai,” tegasnya.


Langkah yang diambil Yopi Krislova menjadi bagian dari upaya Disdikbud Kota Padang menjaga keberlangsungan pendidikan sekaligus menempatkan kesehatan dan keselamatan peserta didik sebagai prioritas.


Di tengah kondisi kabut asap, pembelajaran dari rumah menjadi pilihan agar kegiatan akademik tetap berlangsung, sementara murid dapat mengurangi aktivitas dan paparan langsung terhadap kualitas udara di luar ruangan.(**)

Atlet Pencak Silat Kabupaten Solok Selatan Cenzio Toviano, Bawa Pulang Medali Emas

Atlet Pencak Silat Kabupaten Solok Selatan Cenzio Toviano, Bawa Pulang Medali Emas

 

Atlet Pencak Silat Solok Selatan Raih Medali Emas.(foto:Ist)

Andalas Time,Solok Selatan— Cenzio Toviano, pada Kontingen Cabang olahraga pencak silat, Kabupaten Solok Selatan tampil memukau dan berhasil membawa medali 1, dan 1 perunggu diraih oleh Laura. 


Dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026. Bertanding di Gedung Serba guna (GOR Politani, Kabupaten Solok Selatan Sukses pada Kamis (8/10/2026).


Pelatih pencak silat Rahmad fauzi menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas perjuangan para atlet di gelanggang.


" Hasil ini merupakan buah dari kerja keras, disiplin, dan latihan intensif yang telah dijalani para atlet selama ini. Kami sangat bangga mereka bisa tampil lepas dan memberikan yang terbaik untuk Kabupaten Solok Selatan. Prestasi ini juga jadi motivasi besar bagi kami untuk terus konsisten melakukan pembinaan pencak silat muda ke depannya," ujar Rahmad fauzi.


Dirinya juga berharap agar para atlet jangan berpuas diri dan terus berlatih untuk persiapan Pekan Olahraga Nasional (PON) tahun 2028 mendatang.


Setelah ini atlet dipanggil ke pelatda untuk persiapan pra pon kalau Cenzio tobberhasil menembus pelatda mengalahkan lawan  seleksi pra pon. 


Prestasi ini menjadi bukti nyata keberhasilan dan konsistensi pembinaan Pencak silat Kabupaten Solok Selatan di bawah kepemimpinan pelatih Rahmad fauzi.


Kerja keras dan strategi pembinaan yang berkelanjutan terbukti mampu mengantarkan para atlet meraih hasil terbaik di ajang tingkat provinsi tersebut.

Dikatakan Rahmad Fauzi dengan Segala keterbatasan kami akan terus berjuang untuk mempersiapkan atlet untuk kedepannya. Semoga pihak Koni kedepannya akan meningkatkan Penunjang latihan seperti Peralatan latihan dan Pembinaan bagi atlet atlet berprestasi dan untuk menciptakan atlet atlet baru di Cabang Olahraga Pencak silat. 


Masalah anggaran tidak menyurutkan semangat Atlet untuk mempersembahkan Yg terbaik untuk Solok Selatan. Tutup Rahmad Fauzi. ( Livia valentina)